Google Webster
free software, blogging tip, tutorial blog, seo tip and trick, daily journal, popular news, sport report, cheap price, freeware, shareware ... one stop lounge to share everything

Dukung Taman Nasional Komodo Dalam Voting The New Seven Wonders

Welcome to Google Webster. As our vision, Google Webster is a kind of blog simplicity which is made to provide you a kind of one stop lounge where you can find so much access to get kind of free software, blogging tutorial, seo tip and trick, freeware, shareware, daily journal, popular news, sport report, or even some marvelous stuff with its cheapest price. And we also want to give somekind of information about how to earn the top ranking in major search engines and achieve the high traffic for your web site. This blog occasionally loaded in bilingual mode for both English and Indonesian.

Sebagai putra bangsa sepatutnya kita berbangga atas segala potensi hayati serta panorama alam yang begitu luar biasa dan terbentang mulai dari Sabang sampai Merauke. Nusantara Raya ini memiliki banyak ikon yang begitu maha daya dengan bebagai karakteristiknya masing-masing yang sangat unik. Berbicara mengenai sesuatu yang unik, maka kita juga boleh turut berbangga bahwa kita juga telah memiliki satu ikon pariwisata yang telah mendunia seperti Candi Borobudur yang telah abadi namanya sebagai satu dari Tujuh Keajaiban Dunia atau Seven Wonders. Tapi harusnyapun kita menyadari bahwasanya bumi persada kita ini juga memiliki banyak potensi yang bisa menjadi warisan bagi generasi penerus dan bahkan bagi seluruh dunia. Potensi ini dimiliki oleh satu jenis kekayaan hayati yang bernama Komodo.

Ada apa dengan Komodo ? mungkin pertanyaan itu yang muncul di benak kita semua yang membaca tulisan ini. Dan saya mempunyai jawaban yang cukup logic untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut. Semua tidak lain karena komodo merupakan satu dari sekian banyak jenis satwa di dunia ini yang telah melalui perjalanan panjang ribuan tahun sejak jaman Pre-Historic dan hingga kini eksistensinya masih tetap bisa kita nikmati sampai sekarang. Semua tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan pemerintah di dalam upaya melakukan konservasi hayati terutama untuk satwa yang memiliki nama ilmiah Varanus Komodoensis ini. Keberadaan satwa Komodo ini memang dahulu pernah mengalami sebuah peridot waktu yang cukup critical mengingat dahulu jumlahnya yang terus menurun dan bahkan dinyatakan sebagai hewan langka yang harus dilindungi dari kepunahan. Dan langkah teapt yang diambil oleh banyak pihak termasuk badan dunia untuk memberikan perlindungan dan dukungan penuh terhadap pelestariannya telah meningkatkan populasi komodo di dunia hingga mencapai lebih dari 600 ekor. Dan ternyata pertumbuhan populasi yang cukup signifikan tersebut 90% nya berasal dari Pulau Komodo.

Komodo Island From The Air ... Kindda' The Lost World

Dengan adanya hal tersebut, sejak tahun 1991 Pulau Komodo telah dicanangkan sebagai Cagar Alam Warisan Dunia atau World Heritage Site oleh UNESCO. Hal ini bisa jadi sesuatu yang membanggakan karena selain hal tersebut akan memberi pengaruh yang cukup kuat didalam memperkenalkan Pulau Komodo sebagai salah satu tujuan wisata yang menjanjikan di Indonesia bagi wisatawan Internasional, tetapi di lain pihak hal tersebut juga memberikan beban tanggung jawab yang besar bagi kita semua sebagai bangsa Indonesia untuk mengemban tugas dan tanggung jawab untuk mengelola dengan baik dan terus melestarikan eksistensi Komodo di muka bumi ini. Dengan adanya hal tersebut maka Pemerintah-pun merespon dengan lebih serius didalam mengembangkan Pulau Komodo sebagai satu paket pariwisata dan konservasi hayati. Taman Nasional Komodo bisa jadi adalah sebuah project jangka panjang untuk melestarikan keberadaan Komodo di peradaban yang terus berkembang ini.

Komodo Island ... True Exoticism of Nature

Dari sebuah gugusan pulau kecil yang masih berada dalam kawasan Kepulauan Nusa Tenggara Timur yang lebih tepatnya berada di sebelah barat Pulau Sumbawa dengan hanya berbataskan sebuah selat kecil yang bernama Selat Sape, Taman Nasional Komodo sendiri berada di tiga pulau utama yang berada di gugusan pulau itu. Ketiga pulau utama tersebut adalah Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar. Masing-masing pulau tersebut memiliki karakteristik yang sama yaitu padang savana yang luas di kawasan perbukitan yang mengombak riak dengan eksotis, berpantai pasir dengan air jernih berwarna hijau kebiruan laksana permadani hujan di khatulistiwa, dan juga tempat yang sangat ideal bagi kita untuk menikmati sapaan teriknya Matahari di kala melaksanakan ritual sun-bathing.

Jernihnya air ... What a The True Nature

Banyak sumber (terutama sumber dari wisatawan Internasional) yang menyebut Taman Nasional Komodo sebagai World of Loneliness. Tapi menurut saya Pulau Komodo memiliki eksotika yang begitu Maha Daya dalam sebuah paket kemasan pesona geografis alam dan kelangkaan hayati. Saya pribadi menyebutnya sebagai "The True of The Lost World" karena di sana kita akan benar-benar dibawa ke sebuah peridot waktu kebelakang yang begitu memberikan kesan mendalam di sanubari. Dan tentunya kita semua setuju bahwa peradaban baru tidak akan pernah bisa menggantikan kesan yang telah diukir dalam perjalan waktu sang Komodo di Taman Nasional Komodo ini. Terkait juga dengan hal ini, mari kita turut mengambil peran serta di dalam pelestarian Komodo dalam eksistensinya mengukir sejarah dunia. terlebih lagi Pulau Komodo juga telah masuk sebagai 77 kandidat utama dari Tujuh Keajaiban Dunia yang baru. Memberikan dukungan dalam voting atas nama Taman Nasional Komodo juga merupakan sebuah bukti peran serta kita dalam menjaga legacy bagi generasi penerus bangsa ini. Mari kita dukung Taman Nasional Komodo dengan memasukkan vote kita di situs resmi www.new7wonders.com. Dan ingat kawan ... setiap voting yang kita berikan untuk Taman nasional Komodo adalah untuk terus terjaganya warisan yang sangat berharga ini bagi anak cucu kita kelak. Mari kita bergerak sekarang dengan mendukung Taman Nasional Komodo sebagai calon pemenang di pemilihan tujuh ikon baru Keajaiban Dunia yang akan diumumkan pada 31 Desember 2011. Tak ada kata lain untuk menutup tulisan ini selain ... klik di sini untuk memberikan sumbangsih nyata kita dalam melestarikan warisan hayati dan pesona alam yang begitu maha daya ini.

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
0 comments:

Post a Comment

kontes blog 1 tahun hakimtea.com

Reviewmu.com

Hi Readers : Recently Posted Articles

Hi Readers : Wanna Read This Top Article